Hey, sepertinya baru kemarin, kita duduk tengadah di bawah pohon mangga sekolah untuk menghindar dari pelajaran SMU yang membosankan.
Sepertinya baru kemarin kita tergelak, melepas tawa di area publik tanpa peduli tatapan heran orang-orang di sekitar.
Sepertinya baru kemarin, kita deg-degan berjamaah hanya karena menanti hasil nilai UN dengan standar tiga koma...
Sepertinya baru kemarin, kita bertuka pippet untuk menikmati segarnya es teh di bawah terik yang menyengat.
Sepertinya baru kemarin, kita mencuri-curi waktu melalui pagar sempit dan tersenyum lega dengan seplastik siomay dan snack kotak-kotak di tangan untuk dinikmati bersama teriakan guru hitung-hitungan.
Sepertinya baru kemarin, kita tidak gentar pada jauhnya rute perjalanan demi sebuah pengalaman untuk kehidupan-kehidupan baru kita.
Sepertinya baru kemarin, kemampuan bersyukur kita dipompa melalui matahari terbenam ke matahari terbenam selanjutnya di tepian selatan Jogja.
Sepertinya baru kemarin, kaki-kaki kita dijilati ombak Samudera Hindia.
Sepertinya baru kemarin, sensasi rasa gurih, asin, asam, manis, pedas menjadi kelakar di antara lidah-lidah antusias kita.
Dan kali ini- tanpa pernah terbayangkan sebelumnya- berkubik-kubik air asin membatasi ruang dan waktu kita.
Selamat bertualang, selamat berkarya, selamat menikmati betapa lezatnya aneka hidangan di negeri kita, kawan.
See you when I see you...
Best regards,
Nada_Unik